Login
Nickname:
Password:
  Registrasi?
Home
Mimbar Opini
Tentang Kami
Opini Centil
Satu persatu gembong pelaku terorisme ditangkap, baik hidup ataupun mati oleh aparat keamanan. Salut pada petugas, baik aparat intelijen, kepolisian, dan masyarakat yang telah mengendus aktivitas dan kegiatan terorisme sekaligus menangkap mereka. Oleh karena itu, jangan beri ruang terhadap para teroris agar tidak bisa bergerak.
Redaksi
Untuk meningkatkan mutu berita opini di situs ini, redaksi menerima kritik dan saran yang membangun, kirim ke email : redaksi@mimbar-opini.com
Counter Pengunjung
Anda pengunjung ke-71903
Opini / Pemerintahan


Masyarakat Jangan Terlalu Reaktif Hadapi Malaysia
Kamis, 02-September-2010, 00:13:04
Akhir-akhir ini berbagai kelompok masyarakat menggelar aksi unjukrasa terkait dengan masalah perbatasan wilayah, eksekusi mati ratusan WNI di Malaysia, penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan Perikanan oleh polisi Malaysia dan pencurian ikan oleh nelayan Malaysia. Semua itu merupakan persoalan yang harus diselesaikan pemerintah.  (107 klik)

Jangan Terpancing Provokasi Malaysia
Jumat, 27-Agustus-2010, 07:08:37
Sudah berulang-ulang, bahkan tidak terhitung lagi, bangsa Indonesia dilecehkan Malaysia. Mulai dari sebutan “Indon” untuk memanggil bangsa Indonesia, pengklaiman seni budaya Indonesia, penganiayaan TKI, hingga pelanggaran tapal batas semena-mena, terakhir penangkapan pejabat DKP di wilayah Indonesia. (161 klik)

Sekjen PBB Puji Peranan Presiden Yudhoyono
Kamis, 26-Agustus-2010, 10:00:37
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon memuji peranan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kerangka PBB menangani berbagai masalah yang dihadapi dunia. (61 klik)

Polri agar Tetap Profesional Tangani Terorisme
Sabtu, 14-Agustus-2010, 05:08:16
Sejatinya, sebagai bangsa yang beragama, kita sepakat untuk menolak bentuk kekerasan dan anti-terorisme. Karena itu siapa pun yang mentolerir kekerasan dan menganjurkan kekerasan, harus diberi stigma buruk.  (72 klik)

Perusahaan Minyak Australia Cemari Laut Timor
Kamis, 29-Juli-2010, 00:17:04
Pemerintah pusat dan daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menuntut perusahaan minyak Australia yang telah mencemari laut Indonesia. Pencemaran laut di wilayah Indonesia semakin luas dan merusak lingkungan, karena meledaknya ladang minyak Montara milik PTT Exploration and Production Public Company Limited Australia (PPTEP-AA) di Blok Atlas Barat.  (46 klik)

Rakyat Juga Kecewa Dengan Korps Pajak dan Bea Cukai
Minggu, 25-Juli-2010, 06:40:58
Ditengah santernya isu reformasi dan profesionalisme birokrasi, kita masih saja mendengar pemberitaan tentang terbongkarnya korupsi demi korupsi yang masif melibatkan korps pegawai negeri. Rakyat tentu saja merasa sebal mendengar masih saja ada kejahatan mega korupsi di tubuh Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (64 klik)

Aparat Pajak Megecewakan Bangsa
Kamis, 22-Juli-2010, 05:37:08
Banyak billboard besar dan banner bertuliskan “orang bijak taat pajak”, sesungguhnya dan sudah seharusnya berlaku juga bagi petugs pajak : petugas pajak yang bijak adalah petugas pajak yang mengelola pajak dengan baik dan benar. Berbagai kasus penggelapan pajak oleh aparat pajak telah mengecewakan Presiden SBY, rakyat, dan bangsa Indonesia. (46 klik)

Pemekaran Masih Banyak Lubang
Senin, 19-Juli-2010, 09:03:56
Meski mayoritas daerah pemekaran dinilai tidak berhasil menyelenggarakan pemerintahan dengan baik, permintaan pemekaran dari daerah terus mengalir. Pemerintah menilai aturan main pemekaran masih banyak lubang sehingga proses pemekeran itu dimoratorium. (82 klik)

KPK Harus Umumkan Nama Anggota Dewan Yang Tidak Melaporkan Harta Kekayaannya
Minggu, 18-Juli-2010, 06:14:47
Sekitar 100 lebih anggota DPR RI belum melaporkan harta kekayaan yang seharusnya dilaporkan kepada Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK. Dari data LHKPN masih ada 130 anggota DPR dari total 560 yang belum melaporkan harta kekayaannya. Fraksi PKS dan PDI Perjuangan yang paling patuh atau lebih 90 persen anggotanya sudah melaporkan harta kekayaannya. (77 klik)

Lemah Diplomasi Wilayah Perbatasan Rawan Dicapok Asing
Jumat, 16-Juli-2010, 06:13:05
Pengalaman Indonesia dalam sengketa perbatasan wilayah kasus Sipadan – Ligitan harus menjadi pelajaran berharga. Jangan sampai terulang kembali. Kita lemah dalam diplomasi, lobbi dan negosiasi, sehingga wilayah perbatasan rawan dicaplok pihak asing.  (32 klik)

  Selanjutnya 
Diskusi
Posting Terbaru
. $$ Dicari Mitra Kerjasama(serius only)$$$
. Bagaimana Model Pengelolaan Kuskus Pulau Numf...
. Obat Tetes Mata Herba AINI
. PRIMA SETIA Efektif Mengatasi EJAKULASI DINI
. PRIMA SETIA Mengatasi EJAKULASI DINI
Respon Terbaru
. Bisnis Online Jadi Jutawan, Cocok Buat Awam, ...
. kritik membangun.
. BELAJAR ONLINE HARUSNYA LEBIH MURAH
. LOWONGAN KERJA : Dicari Perwakilan Unit Agen.
. Uang didapat tergantung kita mencarinya.
Iklan Baris
Iklan Terbaru
. AMAZING! Spesialis bunga papan...
. SITUS IKLAN TERBARU
. SITUS IKLAN TERBARU
. SITUS IKLAN TERBARU
. TOKO BUNGA SOLO -PAPAN, DUKA,...
. PAKET TOUR BALI MURAH
. WOW!! GET DAILY INCOME 873
. DORR! Resep masakan Mudah dan ...
. pusat herbal nabawi dan farmas...
. Rahasia Berkebun Emas | Jurus ...
Mimbar Sahabat
Kenalan yuk, namaku Betty Retno Triyuani. Aku tinggal di Ponorogo, Jawa Timur. Hoby koresponden, baca dan menulis. Aku suka mengkritik apa saja yang tidak sesuai nuraniku dan kebenaran. Layangkan suratmu ke Emailku :brtriyuani@plasa.com. Aku tunggu sapamu, ok.