 |
 |
| Opini Centil |
| Satu persatu gembong pelaku terorisme ditangkap, baik hidup ataupun mati oleh aparat keamanan. Salut pada petugas, baik aparat intelijen, kepolisian, dan masyarakat yang telah mengendus aktivitas dan kegiatan terorisme sekaligus menangkap mereka. Oleh karena itu, jangan beri ruang terhadap para teroris agar tidak bisa bergerak. |
| Redaksi |
| Untuk meningkatkan mutu berita opini di situs ini, redaksi menerima kritik dan saran yang membangun, kirim ke email : redaksi@mimbar-opini.com |
| Counter Pengunjung |
| Anda pengunjung ke-71903 |
|
|
 |
 |
|
| Opini / Politik |
|
|
|
|
Pemilukada Bermasalah Sebagai Pelajaran KPU
Minggu, 05-September-2010, 09:10:41
Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Bandung mestinya berjalan mulus, prosesnya lancar sesuai dengan jadwal, dan hasilnya bisa diterima semua pihak. Harapan sederhana seperti itu masuk akal karena Kabupaten Bandung, dipertimbangkan dari aspek mana pun, cukup kondusif. Setelah melepaskan sebagian wilayahnya menjadi Kabupaten Bandung Barat, mengurus wilayah ini yang dulu memang cukup luas, beberapa daerah bahkan terbilang sulit, sudah jauh lebih gampang. Meskipun pasangan calon yang dianggap sah jumlahnya cukup banyak, tetapi hal tersebut tidak diperhitungkan sebagai faktor yang akan menghambat. (45 klik)
DPR Harus Bisa Menahan Diri
Jumat, 03-September-2010, 05:23:51 Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga Dewan Perwakilan Rakyat (BURT DPR), Pius Lustrilanang, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8/2010) mengatakan, pengumuman lelang tender pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun akan dilakukan secara terbuka mulai Selasa (31/8/2010). (51 klik)
Tak Perlu Interpelasi DPR Soal Kasus Malaysia
Selasa, 31-Agustus-2010, 09:52:52
Menarik sekali pernyataan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie, (30/8) di Makassar bahwa Golkar akan mendorong pengajuan Hak Interpelasi (bertanya) DPR kepada pemerintahan terkait kekisruhan antara pemerintah Indonesia dan Malaysia atas batas laut antar kedua Negara. Sebelumnya wacana interpelasi juga pernah diajukan PDI Perjuangan. (51 klik)
PKI Anti Demokrasi
Senin, 30-Agustus-2010, 05:26:31 Penghianatan yang dilakukan PKI jelas-jelas anti demokrasi. Jadi tidak tepat kalau pengikut komunis hendak menegakkan demokrasi, hal itu cuma akal-akalan supaya bisa menghidupkan kembali PKI. Munculnya manuver oleh pihak-pihak yang menginginkan hidupnya kebali PKI di Indonesia, lebih-lebih Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa bekas anggota PKI berhak menjadi anggota legislatif, sungguh sangat memprihatinkan khususnya bagi keluarga korban yang langsung merasakan kekejaman PKI di tahun 1948 dan 1965. (85 klik)
Tatib DPR Beri Peluang Anggota DPR untuk Malas
Jumat, 27-Agustus-2010, 03:14:51 Kemalasan anggota DPR tampaknya masih terus berlanjut padahal berbagai fasilitas sudah mereka terima. Lihat saja, pembahasan final Rancangan Undang-undang Pencucian Uang yang semula akan dilaksanakan pada Rabu (25/8/2010) tertunda hingga Jumat (27/8/2010). Alasannya, dari 15 anggota tim perumus DPR, hanya enam anggota yang hadir, sehingga rapat tak memenuhi kuorum. (24 klik)
Hari Gini Wacanakan Capres 2014
Rabu, 25-Agustus-2010, 09:15:58 Pilpres 2014 masih lama yaitu sekitar empat tahun lagi, PAN telah mengelus jagonya untuk ditarungkan dalam kompetisi pilpres. Tanpa basa-basi Ketua MPP PAN Amien Rais secara terbuka menyatakan Hatta adalah satu-saunya kader PAN yang layak dicapreskan, karena masih menjadi satu-satunya sosok yang cocok menjadi capres di internal PAN. (14 klik)
Waspada “Tangan Asing “ Dibalik Tuntutan Referendum
Selasa, 24-Agustus-2010, 04:19:48 Belajar dari pengalaman pahit lepasnya Timor Timur, yang awalnya hanya berbentuk suara-suara lemah dari sekelompok masyarakatnya. Pemerintah Indonesia harus ekstrawaspada. Sebab, hal kecil itu terbukti kemudian membesar dengan ikut campurnya pihak asing, termasuk dukungan politik dari Australia. Awalnya Australia bersuara bahwa tetap mendukung NKRI, termasuk Timor Timur, tapi kemudian justru menjadi pemicu merdekanya Timor Leste. Pemerintah harus membuktikan pada rakyat Papua bahwa daerah itu tak boleh lepas dari NKRI. Hal itu, harus dibuktikan dengan kesungguhan dalam membangun serta kemakmuran bagi masyararakatnya. Jangan biarkan ketidakpuasan masyarakat Papua menjadi pintu masuk bagi pihak asing untuk bercokol. (87 klik)
Amandemen Perpanjang Jabatan Presiden
Jumat, 20-Agustus-2010, 00:22:09 Kepercayaan rakyat kepada SBY untuk menjadi presiden lima tahun kedua, tidak semata keyakinan terhadap kemampuannya memimpin. Tetapi juga karena keyakinan publik bahwa SBY mampu menegakkan dan menghormati peraturan, dan tentu kepatutan. Mampu melawan godaan-godaan yang menyesatkan dari orang-orang dekatnya. (83 klik)
Meningkatkan Rasa Nasionalisme
Kamis, 19-Agustus-2010, 05:31:35 Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini hendaknya dapat dijadikan tonggak penting dalam mengembalikan semangat nasionalisme. Perlu ditumbuhkan pioneer-pioner bangsa yang mampu menggugah semangat bangsa untuk bangkit,mengembalikan semangat dan percaya diri sebagai bangsa. Janganlah merasa kita ini sebagai bangsa yang besar, kalau kita tidak dapat mengatasi persoalan bangsa ini. Kita tentu tidak ingin tampilnya kembali militer di kancah perpolitikan di Indonesia, tapi bila masyarakat sipil tidak lagi memiliki rasa nasionalisme dan tidak bisa lagi menghormati pemimpin dan bangsa ini, kembalinya militer berpolitik bisa saja terjadi. (53 klik)
Meski Sudah Baik, Pilkada Langsung Harus Tetap Dikaji Ulang
Rabu, 18-Agustus-2010, 05:42:04 Dalam tahun 2010 ini, masih ada sekitar 100 pemilihan umum kepala daerah (pilkada) diberbagai daerah yang akan digelar. Ini artinya, konflik pilkada dalam beberapa bulan kedepan dinilai masih akan terus terjadi. Potensi konflik pada pilkada yang terjadi belakangan ini sebenarnya sudah dideteksi oleh beberapa pihak setahun lalu. Karena itulah sempat mencuat wacana menunda pilkada yang dilaksanakan secara serentak. (46 klik)
|
|
| Selanjutnya
|
|
|
 |
 |
| Mimbar Sahabat |
| Kenalan yuk, namaku Betty Retno Triyuani. Aku tinggal di Ponorogo, Jawa Timur. Hoby koresponden, baca dan menulis. Aku suka mengkritik apa saja yang tidak sesuai nuraniku dan kebenaran. Layangkan suratmu ke Emailku :brtriyuani@plasa.com. Aku tunggu sapamu, ok. |
|
 |
|
 |
 |