Login
Nickname:
Password:
  Registrasi?
Home
Mimbar Opini
Tentang Kami
Opini Centil
Seluruh anak negeri ini prihatin dengan maraknya kekerasan yang bernuasa SARA akhir-akhir ini. Apa mungkin karena sudah melupakan amalan nilai-nilai Pancasila, dan tidak adanya pendidikan budi pekerti sejak dini.
Redaksi
Untuk meningkatkan mutu berita opini di situs ini, redaksi menerima kritik dan saran yang membangun. Kami menerima tulisan artikel, opini, dan Surat Pembaca, kirim ke email : redaksi@mimbar-opini.com
Mimbar Rakyat
Rakyat membutuhkan keteladanan para pemimpin. Pemimpin kalau bicara menyejukkan dan berwibawa, tidak sembarang membuat pernyataan. Pemimpin bukan provokator, tetapi seorang orator penyemangat menuju Indonesia yang lebih baik.
Mimbar Sehat
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, tidak ada salahnya jika memulai hari dengan sarapan telur. Sebagian besar review penelitian dampak memakan telur menyebutkan bahwa telur mengandung bahan kuat yang dapat membantu mengurangi jumlah kalori. Tak hanya sarapan, berat badan Anda bisa turun jika mengonsumsi telur pada saat makan siang dan makan malam.Telur rebus, telur goreng, atau orak-arik yang dimakan pada saat sarapan membuat seseorang kenyang lebih lama dibanding sarapan dengan makanan lainnya.
Mimbar Sajak
Harapan dan Doa

Pagi semburat merah cerah
Pertanda sang fajar membuncah
Asa nan indah selalu merekah
Doa dan upaya perlu dilangkah

Tiada suka cita tanpa usaha
Malapeta tiba karena dusta
Mari sosong hari ini dengan doa
Harapan dan usaha untuk masa depan jua

Tatap asa dengan optimisme
Langkah pasti dengan ritme
Bijak dan sabar meniti mekanisme
Hindari licik dan rente

Putra Lembah Wilis
Madiun, 11 Nopember 2012
Counter Pengunjung
Anda pengunjung ke-127071
Jangan Tunda Eksekusi Mati Terpidana Kasus Narkoba
Oleh redaksi
Rabu, 25-Maret-2015, 07:45:25 130 klik Send this story to a friend Printable Version
Publik Netizen Indonesia berharap penundaan pelaksanaan hukuman eksekusi mati bagi para terpidana kasus narkoba tidak sampai menimbulkan kesan Indonesia lemah! Atau, penundaan akibat adanya intervensi asing, terutama dari Australia yang menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) batalkan eksekusi mati kedua warga negaranya, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.Pertanyaannya,apa dampak penundaan eksekusi terpidana kasus narkoba bagi keamanan nasional dan integritas hukum Indonesia saat ini?
Situs media “Australian Broadcasting Corporation” (ABC) Australia memberitakan, bahwa Perdana Menteri Australia, Tony Abbott menuntut kepada pemerintah Indonesia agar pelaksanaan eksekusi tidak dilanjutkan, mengingat Andrew Chan dan Myuran Sukumaran telah menjalani rehabilitasi.Keputusan nasib kedua terpidana mati asal Australia ini telah memicu timbulnya friksi antara kedua negara. Dan kedua pemimpin negara sepakat untuk menjaga hubungan bilateral. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah berbicara dengan pemimpin negara Perancis, Brasil, dan Belanda terkait warga negara mereka yang terancam hukuman mati di Indonesia. Hal ini, menjadi harapan positif bagi Australia.

Dalam pemberitaan media nasional, Jubir Kemenlu, Arrmanatha Nasirtelah menegaskan, bahwa pelaksanaan hukuman mati para terpidana kasus peredaran dan penyelundupan narkoba tidak ditujukan sebagai ancaman kepada negara, bangsa, dan warga negara tertentu. Keputusan hukuman mati yang ditetapkan oleh pengadilan Indonesia ditujukan untuk kejahatan yang sangat keji. Kebijakan hukuman mati merupakan bagian dari penegakan hukum positif di Indonesia, yang diimplementasikan untuk jenis kejahatan luar biasa. Dan putusan hukuman mati itu menjadi bagian dari sistem peradilan yang independen dan imparsial.

Dalam pelaksanaan hukuman mati itu, pemerintah Indonesia telah memastikan proses hukum yang dijalani para terpidana telah sesuai dengan sistem hukum di Indonesia dan hukum internasional. Hal ini, sesuai isi Pasal 6 Konvensi Internasional mengenai Hak-hak Sipil dan Politik menyatakan, bahwa hukuman mati dapat dilaksanakan untuk tindak kejahatan yang sangat serius melalui proses peradilan yang adil dan terbuka.

Publik berharap penundaan pelaksanaan hukuman eksekusi mati bagi para terpidana kasus narkoba tidak sampai menimbulkan kesan akibat adanya intervensi asing, terutama dari pemerintah Australia yang menuntut agar pemerintah Indonesia membatalkan eksekusi mati kedua warga negaranya, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Maka, pemerintah harus menjelaskan, bahwa penundaan eksekusi hukuman mati bagi terpidana kasus narkoba ini terjadi karena persoalan hukum terkait PK (peninjauan kembali) seorang terpidana mati asal Filipina, yakni Mary Jane Fiesta Veloso yang belum selesai.

Mengingat, bahwa Australia menawarkan untuk menukar kedua warganya dengan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana kasus narkoba yang ditahan di Australia. Australia menuntut agar terpidana mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran tidak dikenakan dihukum mati, namun hukuman seumur hidup.Maka, sebaiknya alasan pengunduran eksekusi mati itu karena alasan hukum dan kesehatan, bukan karena pertimbangan politik. Pertimbangan barter tahanan yang ditawarkan Australia sebaiknya ditolak Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena bertentangan dengan konstitusi.

Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan tidak terpengaruh untuk menerima tawaran barter tahanan kasus narkoba dengan negara lain, khususnya Australia yang meminta pembebasan kedua warga negaranya yang akan menjalani eksekusi mati.Presiden Jokowi wajib memenuhi komitmen dan menjalankan sumpah janjinya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD ‘45), yaitu menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya.Selain itu, sebagai pemegang kekuasaan dan penyelenggara pemerintahan tertinggi wajib menjamin kedaulatan politik Indonesia dalam menegakkan hukum (perundang-undangan).

Presiden Jokowi diharapkan,menjaga integritas dan konsistensi dalam penegakan hukum di Indonesia.Ketegasan Presiden Jokowi akanmenunjukkan hadirnya negara dalam penegakan hukum dihadapan warga negaranya, serta menunjukkan eksistensi dan kewibawaan bangsa Indonesia dalam hubungan politik antar negara di dunia.

Izzat Sattar Daly
Pemerhati Masalah Sosial
Cakrawala Library Research Bandar Lampung
Jl. Sri Kresna 15 Kampung Sawah, Bandar Lampung
Email: izzat.sada15@yahoo.com
Komentar Anda >>
Komentar
Belum ada komentar...
Opini Sebelumnya
10 Alasan Lemak Perut Tak Kunjung Hilang
Rabu, 25-Maret-2015
Memiliki sedikit lemak perut sebenarnya baik untuk Anda. Lemak bisa melindungi perut, usus, dan organ halus lainnya. Namun terlalu banyak lemak tidak menyehatkan bagi tubuh.

Keselamatan Penumpang Pesawat Jangan Diabaikan
Selasa, 06-Januari-2015
Saya sangat prihatin dengan musibah kecelakaan pesawat Air Asia beberapa waktu lalu. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang. Untuk itu, perusahaan pengelola jasa penerbangan penumpang tidak boleh hanya mengejar keutungan dan mengabaikan keselamatan konsumennya.

Waspada Aksi Teroris di Malam Tahun Baru
Senin, 29-Desember-2014
Terorisme sering memanfaatkan momentum penting seperti perayaan tahun baru untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, menjelang tahun baru 2015, sebaiknya semua pihak, terutama aparat keamanan harus waspada adanya ancaman terorisme. Mengingat aksi terorisme sulit diduga, namun kalau masyarakat waspada dan siaga, maka peluang aksi terorisme dapat diminimalisir.

AirAsia QZ8501 Hilang, Mungkinkah Dibajak?
Minggu, 28-Desember-2014
Keberadaan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8501 hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Secara resmi Otoritas penerbangan Indonesia hanya menyatakan pesawat tersebut telah hilang kontak dalam perjalanan Surabaya-Singapura. Terakhir kali pesawat itu terlihat di radar pada koordinat 03.22.46S dan 108.50.07 E pada pukul 6.17, Ahad, 28 Desember 2014.

Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Pemerintahan
Sabtu, 13-Desember-2014
Tugas utama pemerintah terhadap rakyatnya yaitu memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat. Demikan pentingnya pelayanan publik oleh pemerintah ini sehingga sering dijadikan tolok ukur keberhasilan suatu rezim pemerintah, terlebih sekarang ketika paradigma Good Governance (kepemerintahan yang baik) dikedepankan dimana akuntabilitas, efektivitas dan efesiensi dijadikan tolok ukur dalam pelayanan sektor publik.

Katalog Website Indonesia


Katalog ini mengandung 45 website Indonesia

Belanja
 ...

Berita & Media
 ...

Bisnis & Keuangan
 ...

Entertainment
 ...

Healthy & Beauty
 ...

Industri
 ...

Komputer & Internet
 ...

Organisasi
 ...

Pemerintah & Politik
 ...

Pendidikan
 ...

Sains & Teknologi
 ...

Sosial Budaya
 ...

Opini Budaya Terbaru
.Waspadai Kekerasan & Isu SARA Dalam Pilpres 2014
Opini Ekonomi Terbaru
.Keselamatan Penumpang Pesawat Jangan Diabaikan
Opini HAM/Demokratisasi Terbaru
.AS Kembali Ikut Campur soal Kasus Munir
Opini Hankam Terbaru
.Waspada Aksi Teroris di Malam Tahun Baru
Opini Hukum Terbaru
.Kembalinya Dasar Negara
Opini IPTEK Terbaru
.BMKG: Waspadai Angin Kencang di Perbatasan Maluku
Opini Kesehatan Terbaru
.10 Alasan Lemak Perut Tak Kunjung Hilang
Opini Logika Politik Vs Logika Hukum Kasus SKK Migas Terbaru
Opini Pemerintahan Terbaru
.Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Pemerintahan
Opini Politik Terbaru
.Pancasila Masih Tetap Relevan
Polling
Setujukah anda jika pemerintah menerapkan standarisasi mutu pendidikan nasional?
Sangat Setuju
Setuju
Kurang Setuju
Tidak Setuju
Tidak Komentar
Tidak Tahu

Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 237
Diskusi
Posting Terbaru
. Itupoker.com Agen Poker ONline
. Mengembangkan Kajian al-Qur'an
. CV.WORLD OF FIRESTORM
. Fungsi hukum yang telah dibuat pemerintah dan...
. Penyebab Bencana saat ini
Respon Terbaru
. Bisnis Online Jadi Jutawan, Cocok Buat Awam, ...
. kritik membangun.
. BELAJAR ONLINE HARUSNYA LEBIH MURAH
. LOWONGAN KERJA : Dicari Perwakilan Unit Agen.
. Uang didapat tergantung kita mencarinya.
Iklan Baris
Iklan Terbaru
. Menjadi Ayah Super buat Keluar...
. Ereksi tetap PERKASA Meski Sud...
. Durasi hubungan pasutri lebih ...
. BISNIS TANPA STOK - bisnis onl...
. Solusi Herbal Atasi Masalah Wa...
. Ereksi tetap PERKASA Meski Sud...
. Ereksi tetap PERKASA Meski Sud...
. Menjadi Ayah Super buat Keluar...
. Menjadi Bunda Super buat Kelua...
. Saatnya Karyawan Bisa Berbisni...
Mimbar Aturan
Isi tulisan opini baik berupa artikel, maupun Surat Pembaca, tanggapan, iklan, diskusi, merupakan tanggung jawab masing-masing penulis atau pengirim. Namun demikian, redaksi menghimbau agar tulisan tidak menyinggung masalah SARA. Redaksi berhak menghapus tulisan yang kurang pas, atau ada permintaan dari pihak yang dirugikan. Trims.
Mimbar Pesan
Jadilah orang yang berguna bagi orang lain, serta bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.